luxdomini.net

Apakah Terapi Mindfulness Dapat Membantu Fase Manik dalam Bipolar Disorder?

Manfaat me time untuk kesehatan mental.
Lihat Foto

JAKARTA, - Fase manik merupakan salah satu dari dua fase dalam permasalahan psikologis bernama bipolar.

Dalam fase ini, pengidapnya bisa merasa memiliki banyak energi, muncul banyak ide kreatif, dan suasana hati akan terasa sangat gembira.

Meski terkesan menyenangkan karena tampak produktif, pengidap bipolar bisa kesulitan dalam mengendalikan diri.

Psikolog klinis Nuran Abdat, M.Psi. mengatakan, tidak semua terapi cocok dilakukan oleh setiap pengidap permasalahan psikologis, termasuk bipolar.

Namun, ada satu yang mungkin bisa dicoba dan didiskusikan dengan psikolog masing-masing, yaitu terapi mindfulness.

Baca juga: 6 Cara Mudah untuk Melatih Mindfulness di Segala Usia

"Terapi mindfulness dan melatih konsentrasi akan mampu membantu beragam situasi dalam kondisi apa pun, terutama mood disorder," ujar dia dalam acara Waktunya Rehat Festival di Plaza Indonesia, Jakarta, Sabtu (22/6/2024).

Mindfulness adalah teknik untuk membuat pikiran fokus dengan kejadian yang yang sedang berlangsung pada saat ini.

Teknik meditasi kesadaran ini dilakukan untuk mendukung kesehatan mental, termasuk mengurangi stres dan depresi.

Dalam terapi mindfulness, ada latihan yang dapat dilakukan, yaitu grounding.

Baca juga: Earthing, Perbaiki Mood dan Baik untuk Jantung

"Kita akan dilatih untuk melihat dan merasakan. Ada sensing, feel, and see," ucap Nuran.

"Berlatih melihat untuk berlatih terlihat, berlatih mendengar untuk merasa didengar, dan berlatih menapak untuk merasa berdaya, bergerak, atau hidup," lanjut dia.

Grounding sebenarnya termasuk dalam self-therapy yang bisa dilakukan kapan saja di rumah.

Namun, agar lebih efektif dalam membantu mengatasi fase manik bagi pengidap bipolar, sebaiknya tetap ajak psikolog untuk berdiskusi.

Dan ketika melakukan grounding, jangan terlalu berharap efeknya bisa langsung terasa.

Ada beberapa orang yang baru merasakan manfaatnya sebulan, dua bulan, bahkan enam bulan setelah pertama kali mencoba grounding.

Baca juga: Apa Itu Earthing, dan Apa Manfaatnya?

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat