luxdomini.net

Manfaat Meditasi Jalan Kaki dan Cara Melakukannya

Jalan kaki tanpa sepatu atau sendal memiliki banyak manfaat kesehatan.
Lihat Foto

- Kapan terakhir kali kamu berjalan-jalan? Saat berjalan, apakah kamu mengobrol dengan seseorang, baik melalui telepon atau secara langsung? Apakah kamu memikirkan pekerjaan atau hal-hal lain? Atau apakah kamu menikmati setiap langkah dan penuh perhatian pada saat itu?

Di zaman sekarang ini, kita semua sangat sibuk dan selalu mengikuti perkembangan dunia dan semua kejadiannya melalui medsos maupun media. Jadi, mungkin agak sulit mendapatkan momen tenang untuk diri sendiri kecuali kita menyediakan waktu dan ruang untuk itu.

Padahal menikmati momen tenang dengan penuh kesadaran dapat meningkatkan kesehatan mental dan fisik dalam berbagai cara. Nah, meditasi jalan adalah salah satu pilihan yang memungkinkan kita untuk menyadari saat ini sekaligus mendapatkan manfaat dari gerakan fisik.

Baca juga: Meditasi Berjalan Kaki, Cara Sederhana untuk Meredakan Stres

Apa itu meditasi jalan?

Meditasi jalan adalah praktik penuh kesadaran di mana kita menyadari setiap gerakan dan lingkungan sekitar saat berjalan kaki.

Secara budaya, praktik ini berakar pada tradisi Buddha, Taoisme, dan yoga, dan telah digunakan selama berabad-abad dalam koordinasi dengan praktik mindful lainnya untuk meningkatkan kesadaran dan meningkatkan kedamaian seseorang.

“Ketika kita memikirkan kata 'meditasi', kita berpikir tentang duduk, istirahat, relaksasi dan memejamkan mata  serta memperhatikan tubuh dengan cara yang berbeda,” jelas terapis kesehatan Benjamin Perko, LPCC. “Sementara pada meditasi jalan, kita bergerak aktif dengan penuh kesadaran.”

Gerakan aktif dari meditasi jalan mungkin menarik, terutama bagi pemula yang baru pertama kali tertarik bermeditasi.

“Orang-orang terkadang tertarik pada pendekatan meditasi yang lebih aktif karena terkadang, meditasi bisa sangat sulit ketika kita hanya memikirkan sesuatu dan tidak selalu bisa mengendalikan pikiran apa yang muncul,” kata Perko. “Berjalan kaki dapat menjadi jembatan bagi individu yang mungkin kesulitan menghadapi hal tersebut.”

Orang yang berlatih meditasi jalan dalam tradisi Buddha Theravada biasanya akan berjalan lurus sepanjang 12 meter lalu berbalik menempuh jalan yang sama lagi, mengulangi proses ini selama beberapa menit atau jam setiap kalinya.

Selama proses ini, mereka fokus pada kesadaran akan gerakan dan bagaimana perasaan mereka di berbagai bagian tubuh pada setiap langkah.

Variasi lainnya adalah meditasi jalan Jepang kinhin, yang jauh lebih lambat dan pesertanya berjalan searah jarum jam secara melingkar di satu ruangan dengan postur tertentu selama 20 menit atau lebih selama setiap sesi. Latihan meditasi jalan ini biasanya terjadi di antara periode meditasi duduk.

Namun saat ini, meditasi jalan banyak dilakukan sambil berjalan ke manapun, yang penting tetap merasakan dan menikmati setiap gerakan, baik itu bagaimana kita melangkah, menyentuh tanah, mengayunkan tangan, bernapas, hingga mencium aroma sekitar dan merasakan kehangatan sinar matahari.

Kunci dari setiap meditasi jalan, apa pun sifatnya, adalah memastikan fokus pada kesadaran diri dan menyediakan ruang untuk kesehatan dan kesejahteraan pribadi kita.

Baca juga: 7 Cara Meditasi Unik yang Mungkin Belum Pernah Kamu Dengar

Manfaat meditasi jalan kaki

Jalan kaki dan meditasi memiliki manfaat bagi kesehatan mental dan fisik kita.

Berjalan telah terbukti memberi manfaat:

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat