luxdomini.net

Hindari 2 Kesalahan Ini Jika Ingin Aroma Reed Diffuser Lebih Awet

Produk Lilin Aromaterapi & Reed Diffuser Tyyychee diambil dari platform Shopee, Jakarta Pusat, Senin (18/03/2024).
Lihat Foto

JAKARTA, - Reed diffuser menjadi salah satu jenis pewangi ruangan yang sedang digandrungi banyak orang. Pewangi ruangan yang menggunakan kayu bambu ini bisa menyebarkan aroma yang harus ke seluruh bagian ruangan.

Selain itu, tampilan dari reed diffuser juga mampu mempercantik ruangan, karena kemasannya yang kekinian dan cocok menjadi dekorasi ruangan.

Assistant Manager Secret Garden, Renny Kartika membagikan beberapa kesalahan dalam menggunakan reed diffuser yang bisa membuat aromanya cepat hilang. 

Baca juga: Rileks di Rumah Sendiri dengan Keharuman Reed Diffuser

Kesalahaan saat menggunakan reed diffuser

1. Meletakan reed diffuser dekat AC

Renny menyebutkan, salah satu kesalahan konsumen reed diffuser yaitu menaruhnya di arah hembusan AC (Air Conditioner). Banyak orang yang beranggapan hal tersebut bisa membuat aromanya lebih kuat.

Padahal tindakan tersebut membuat kandungan pewangi di dalam reed diffuser lebih cepat habis, sehingga aromanya tidak keluar lagi. 

“Karena AC juga mengeluarkan angin, ya. Semakin kencang angin yang diembuskan, maka partikel aroma yang ada di udara jadi cepat pecah,” ungkap Renny Kartika saat ditemui , di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. 

Alhasil, kayu bambunya harus bekerja lebih keras untuk menyerap dan menarik kembali kandungan pewangi reed diffuser. Selain itu, penggunaan reed diffuser akan menjadi lebih boros karena telah habis sebelum klaim waktunya.

“Seharusnya reed diffuser ukuran 140 ml kalau ditaruh di ruangan biasa bisa tahan empat sampai enam bulan. Karena terlalu sering di bawah AC jadi cuma tiga sampai empat bulan,” ujarnya.

Baca juga: 8 Minyak Esensial dengan Efek Menenangkan, Cocok Jadi Pewangi Ruangan

2. Sering membolak-balik kayu diffuser

Kamu masih sering membolak-balikkan kayu reed diffuser? Kebiasaan ini sebaiknya jangan dilakukan lagi ya.

Bukan tambah harum, tetapi kebiasaan ini malah bisa membuat kandungan di dalam reed diffuser lebih cepat habis.

“Belum lagi kalau baunya sudah hilang sedikit, kayunya langsung dibalik. Nah kebiasaan itu bisa buat pewangi di reed diffuser lebih cepet habis,” kata Renny Kartika. 

Menurut Renny Kartika, jika produk reed diffuser memiliki klaim ketahanan mencapai enam bulan, maka sebaiknya kayu diffuser dibalik di bulan ketiga atau setelah isi pewangi tersebut sudah setengah.

Baca juga: Jangan Asal Pakai, Ini Perbedaan Humidifier, Diffuser, dan Purifier

“Kalau dibalik mungkin aku bisa sarankan kalau diffusernya tahan empat sampai enam bulan, ambillah tengah-tengahnya tiga bulan sekali ganti. Jangan terlalu sering dibalik, nanti malah enggak wangi dan habis isinya,” tuturnya. 

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat