luxdomini.net

5 Bahasa Cinta dan Arti Pentingnya dalam Komunikasi

Ilustrasi pasangan yang sedang bertatapan
Lihat Foto


- Komunikasi adalah aspek rumit dalam hubungan. Seiring waktu, cara berinteraksi kita dengan pasangan bisa berubah, tapi bahasa cinta cenderung tetap. Oleh karena itu, mengetahui bahasa cinta Anda dan pasangan bisa sangat bermanfaat.

Beth Ribarsky, PhD, dari University of Illinois Springfield, menjelaskan bahwa bahasa cinta pertama kali diuraikan dalam buku laris The 5 Love Languages oleh Gary Chapman, PhD. “Bahasa cinta adalah cara seseorang membuat Anda merasa dicintai dan diperhatikan,” jelas Ribarsky seperti dilansir dari laman Best Life.

Ada lima love language atau bahasa cinta: tindakan pelayanan, memberi hadiah, kata-kata penegasan, waktu berkualitas, dan sentuhan.

Carla Marie Manly, PhD, penulis The Joy of Imperfect Love, mengatakan, “Mengetahui bahasa cinta diri sendiri dan orang lain sangat meningkatkan efektivitas isyarat cinta.”

Manly juga mencatat bahwa pasangan sering memiliki bahasa cinta yang berbeda. “Tujuan dari bahasa cinta adalah mengekspresikan cinta kepada pasangan dalam bahasa yang mereka sukai,” katanya.

Baca juga: Apa Itu Love Language?

Lima bahasa cinta

Berikut lima bahasa cinta dan bagaimana mereka dapat membantu Anda berkomunikasi lebih baik dengan pasangan.

1. Kata-kata afirmasi (words of affirmation)

Jika pasangan Anda senang berbicara dan terlihat bahagia saat dipuji, kemungkinan bahasa cinta utamanya adalah kata-kata afirmasi.

Menurut Ribarsky, orang dengan bahasa cinta ini "merasa paling dicintai ketika cinta diekspresikan secara verbal." Pujian, dorongan, dan penghargaan sangat berarti bagi mereka.

Sebaliknya, kata-kata negatif bisa sangat menyakitkan.

"Kata-kata kritis Anda bisa melukai mereka lebih dalam daripada orang dengan bahasa cinta yang berbeda," kata Chapman.

2. Tindakan pelayanan (acts of service)

Bahasa cinta berikutnya adalah tindakan pelayanan, yaitu melakukan tugas untuk orang lain.

Manly menyatakan, ini biasanya mencakup pekerjaan yang "mungkin tidak bisa atau tidak mau dilakukan sendiri oleh seseorang," seperti membuang sampah, membersihkan rumah, atau memasak.

Ribarsky mencatat, "Tindakan pelayanan adalah tindakan yang membuat hidup pasangan Anda sedikit lebih mudah."

3. Waktu berkualitas (quality time)

Jika Anda merasa paling bahagia saat menghabiskan waktu berdua dengan pasangan, mungkin Anda menghargai waktu berkualitas.

Manly menekankan pentingnya "waktu fokus dan konektif." Ribarsky menambahkan, "Waktu berkualitas bagi mereka adalah waktu yang fokus memberikan kesempatan untuk berbicara."

Baca juga: Cara Atasi Konflik akibat Perbedaan Love Language

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat