luxdomini.net

Cara untuk Merawat Rambut bagi Para Hijaber, Pakai Produk Keratin

Rey Nathanael membocorkan tips untuk styling rambut agar rambut tidak cepat rusak dan kering dalam talkshow Jakarta X Beauty, Sabtu (8/6/2024).
Lihat Foto

JAKARTA, - Meskipun rambut tertutupi oleh hijab, bukan berarti para perempuan berhijab atau hijaber tidak perlu peduli menjaga kesehatan rambut. 

Sebab, rambut yang tertutupi hijab cenderung lebih mudah lembab akibat terkena keringat. Hair stylist Rey Nathanael menyebutkan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat kelembaban yang cukup tinggi. 

Terlebih permasalahan seperti debu, polusi, serta cuaca yang panas bisa memicu produksi keringat yang berlebih setiap harinya.

“Negara kita itu cenderung lembab, berbeda dengan negara lain. Indonesia itu memang masalahnya ada di lembab, panas, dan kotor akibat polusi,” ujar Rey Nathanael dalam sebuah talkshow di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Rey Nathanael menjelaskan para hijaber yang tinggal di Indonesia harus lebih memperhatikan kesehatan rambutnya. Salah satunya dengan rutin membersihkan kulit kepala dengan keramas memakai shampo yang sesuai kebutuhan rambut.

Baca juga: Rey Nathanael Beberkan Tips Styling Rambut Rusak agar Tetap Aman

Selain itu, Rey Nathanael menyarankan para hijaber untuk menggunakan produk perawatan rambut berbahan keratin. 

“Apalagi kalau berhijab, semakin lembap lagi di bagian rambutnya. Makanya penting banget menggunakan produk dengan kandungan keratin,” jelas Rey Nathanael. 

Rambut yang dilapisi hijab ternyata bisa mengalami kerusakan juga loh. Biasanya para hijaber akan mengalami rambut yang kusut dan kasar.

Tak jarang kondisi rambut yang lembab jika tak rutin dirawat juga bisa menjadi rusak dan patah. 

Baca juga: 7 Teknik Perawatan Rambut Wanita Jepang untuk Cegah Rontok

Oleh karenanya, Rey Nathanael menyarankan untuk memakai masker rambut setiap seminggu sekali, khususnya masker rambut yang mengandung keratin. 

“Karena bisa rusak rambut yang ada di dalam hijab, bisa kusut dan kasar. Kalau bisa seminggu sekali itu maskeran rambut,” tutur Rey Nathanael.

“Kalau rambut rusak itu karena ikatan rambutnya udah putus makanya jadi gampang rusak dan patah. Nah itu bisa diperbaiki dengan keratin,” sambungnya. 

Kandungan keratin bisa kembali memperkuat dan menutrisi batang rambut agar semakin sehat. Namun sebaiknya hindari penggunaan masker rambut di kulit kepala agar tidak terjadi penyumbatan pori-pori. 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by KOMPAS Lifestyle (@kompas.lifestyle)

 

 

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat